Gede Pangrango Half Marathon 21K

This time I wanna write my first ultra run.

Beberapa bulan yang lalu saya memberanikan diri mengikuti ultra run pertama saya. Yap.. walaupun saya pelari pas-pasan tapi saya ingin mencari tantangan baru dalam berlari. Merasa bosan lari di aspal melulu, kali ini memberanikan diri untuk mengikuti Gede Pangrango Marathon ini. Beberapa bulan sebelumnya saya pernah melakukan try out bersama teman saya tetapi dari jalur yang berbeda, starting point di Gunung Puteri dan finish di Cibodas. Pada saat itu saya menempuh semua perjalanan dalam waktu 9 jam. Untuk event Gede Pangrango Marathon kali ini yang saya ikuti adalah kategori 21 km dengan cut of time 7 jam.

Arguably one of the toughest marathon distance races in the world, begitu salah satu web site trail running ternama memberikan kesannya terhadap jalur ini.  Yup..sangking susahnya pelari yang menyelesaikan full marathon mendapatkan poin kualifikasi Ultra-Trail du Mont-Blanc (UMTB), sebuah ajang prestisius ultra marathon di Pegunungan Alpen, dengan jalur lari melintasi Perancis, Italia, dan Swiss.

Someday I want to run there he..he..

Kalau hiking sih sering tapi untuk ultra run jujur saya agak ragu, karena pertama kali coba berlari naik gunung tapi setidaknya jadi tahu kemampuan diri sampai mana.. Untuk event kali ini jalur yang dilalui adalah Cibodas, Kandang badak, Puncak Gede Pangrango, Surya Kencana, kembali ke Puncak dan terus ke Cibodas.

Pemanasan sebelum race
Pemanasan sebelum race
Track lari didominasi oleh bebatuan dan tanjakan. Para pelari kadang nggak sanggup menanjak sambil berlari cepat. Jadi sebenarnya yang ada hanyalah jalan cepat he..he.. Pada saat event tersebut jalur pendakian sedang dibuka juga untuk umum sehingga pelari dan pendaki harus berbagi jalur. Pada kesempatan ini saya ditemani 2 sahabat saya juga anggota dari telkom Runners, yaitu Pak Amung dan Bambang Mudjiono.

Eng…ing…eng…start untuk kategori 21 km dilakukan pukul 06.00 WIB. Enam kilometer pertama, saya masih sanggup bernafas lega meski sukses melewati jalur batu dan jembatan beton sampai di shelter Panyangcangan Kuda. Di point tersebut saya mengambil minuman segar isotonik yang disediakan panitia. Melewati shelter ini tantangan yang lebih berat sudah menunggu. Masih didominasi oleh jalur bebatuan namun tanjakannya semakin tinggi. Jalan bebetuan yang dilewati licin karena beberapa hari sebelum event turun hujan deras. Tidak jarang pelari ada yang terpeleset.

gpm24

Selanjutnya jalur yang paling berkesan adalah jalur air panas. Jalur ini sebenarnya sama dengan jalur bebatuan sebelumnya, hanya saja ada air panas alamiah melintasi jalan batu tersebut. Jalan pun menjadi licin. Selain perlu berpegangan, jalur ini pun sempit dan terdapat jurang yang dalam. Melewatinya harus bergantian dan pelan-pelan. Jika tidak berhati-hati melangkah, maka bisa saja kaki terpeleset dan prak, tersungkur parah. Pada saat itu saya mendengar ada pelari yang jatuh dan akhirnya harus dipapah sampai di garis finish.

Selanjutnya shelter yang penting adalah Kandang Badak. Kenapa penting? Karena di point ini terdapat percabangan jalur, yang satu ke puncak Gunung Gede dan puncak Gunung Pangrango. Jadi apabila salah mengambil jalur akan kesasar.

Shelter Kandang Badak
Shelter Kandang Badak
Jalur yang paling berkesan adalah “Tanjakan Setan”. Dinamakan “Tanjakan Setan” bukan karena ada setannya tapi karena tanjakan ini cukup melelahkan, sampai-sampai banyak orang yang merasa “menyesal” naik Gunung Gede dan mengeluarkan umpatan sumpah serapahnya. Nah lho jadi siapa yang setan sebenarnya?

Anyway.. di tanjakan ini tidak jarang orang yang menyerah dan sebagian malah memilih pulang karena sudah hilang harapan. Di jalur ini tidak terdapat tumbuhan dan vegetasi lainnya jadi sangat terbuka sehingga bukan saja jalur yang menanjak yang dihadapinya akan tetapi udara dingin dan angin kencang juga datang menemani.

Menjelang puncak gunung bau belerang mulai menyengat. Hal ini menjadi tambahan tantangan lagi. Sudah melewati jalur sulit di “Tanjakan Setan” tadi, saya masih harus mengatur udara yang kian menipis ketika sudah dekat dengan puncak Gede Pangrango. Akhirnya saya sampai di puncak Gunung Gede 2958 mdpl.

Dan puncak bukanlah tujuan, saudara saudara…. Sebab saya masih harus menempuh alun-alun Surya Kencana. Point tersebut merupakan check point untuk peserta Gede Pangrango Marathon 21K dan mengambil gelang hijau sebagai tanda pernah mengikuti seluruh rute yang ditentukan. Dari puncak Gunung Gede masih menyisakan 2 km lagi untuk mencapai Surya Kencana. Di jalur ini kita bakal menemukan turunan yang terjal. Di tahap ini saya benar-benar sudah habis tenaga. Hanya semangat yang tersisa… Kaki saya pun beberapa kali mengalami kram. But the show must go on.. FINISH WHAT YOU STARTED..!!

Sisa jalur 11 km perjalanan baliknya, saya hanya berjalan dan sesekali berlari-lari kecil. Dari Surya Kencana ke Puncak Gede kita harus menanjak lagi. Kemudian melewati banyak turunan setelah sebelumnya melewati batu kerikil hitam dan bau belerang, juga Tanjakan Setan (yang berubah namanya menjadi Turunan Setan he..he..). Menemukan banyak turunan ternyata menyenangkan tapi sekaligus juga melelahkan. Terutama bagian lutut dan sendi-sendi kaki yang menahan beban tubuh. Kondisi bebatuan yang licin membuat kita harus extra berhati-hati. Beberapa pelari saya dapati terjatuh.

gpm12

Akhirnya setelah 8 jam 7 menit saya dapat menyelesaikan perlombaan tersebut. Tidak dapat cut of time yaitu 7 jam. Dua orang teman saya yaitu Pak Amung dan Bambang Mudjiono sudah finish duluan, namun masih di luar COT. Yah.. paling gak saya jadi tahu kemampuan saya, dan sepertinya kita gak kapok untuk ikut lagi. Saya harus lebih banyak berlatih lagi.

Sampai ketemu di event yang sama tahun depan…

gpm13

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s