Review: Toy Story 4

“To Infinity And Beyond…”

Ya, itulah kata yang terkenal dari Buzz, karakter mainan dalam Toy Story 1-3. Quote ini artinya kira-kira: Tidak ada batas, tak terhingga.

Sebenarnya saya dan kakak tidak sengaja mengikuti cerita dari film Toy Story mulai dari sekual pertama hingga ketiga. Berawal dari mengisi liburan sekolah yang panjang, Kak Vina kami beri waktu yang lebih dalam menonton TV. Belakangan ini salah satu saluran favourite dia adalah Disney Channel.

Nah, menjelang tayang perdananya di pertengahan Juni 2019 ternyata Disney Channel menayangkan secara marathon ketiga sekuel tersebut selama 3 minggu berturut-turut. Kak Vina pun menontonnya satu persatu dan tertarik dengan ceritanya. Memang cerita Toy Story baik dari sekuel 1 sampai 3 sangat mengena untuk anak-anak 6-7 tahun.

Toy Story 1 ada pesan dimana setiap anak harus dapat menjaga mainannya, harus sayang terhadap mereka, jangan merusak, dll. Pas banget tuh buat nasehat ke anak-anak usia mereka yang memang harus mulai diberi tanggung jawab untuk membereskan dan merapikan mainannya setiap mereka selesai bermain.

Demikian juga dengan Toy Story 2, ada pesan tentang kesetiaan dan kesetiakawanan yang baik untuk anak-anak. Dan Toy Story 3 menurut saya adalah penutup dari semua cerita Toy Story yang keren dan akan diingat selalu. Sewaktu melihat trailer Toy Story 4 saya sempat berpikir, kira-kira ceritanya apa ya? Setelah terdapat jeda kurang lebih 8-9 tahun dari Toy Story 3. Menurut pendapat saya Toy Story 3 adalah akhir yang baik dan berkesan, dimana dalam cerita tersebut si Andy sebagai pemilik mainan-mainan itu semua sudah besar dan akan pergi kuliah. Dia pun menitipkan semua mainanan kesayangan dia tersebut ke seorang anak kecil yang menurut dia akan bertanggung jawab terhadap semua mainan dia. Di akhir cerita, semua mainan milik Andy berkumpul di teras rumah si anak sambil menatap sang pemilik mereka, Andy, pergi dan mungkin tidak akan pernah kembali lagi. Akhir cerita yang baik..

toystory4_01

Nah lho, sekarang muncul Toy Story 4. Jangankan Kak Vina, saya sendiri juga penasaran, kira-kira seperti apa ceritanya? Dugaan saya, film ini alur ceritanya tidak akan sekuat Toy Story sebelumnya yang menurut saya sudah terbaik. Namun setelah menonton dugaan saya meleset he..he.. Ternyata cerita Toy Story 4 di luar perkiraan saya sebelumnya. Penulis cerita sangat baik membuat alur cerita dan tentunya sang sutradara juga mampu mengorkestrasi film ini menjadi sangat menarik dan penuh kesan. Banyak cerita positip yang dapat kita sampaikan melalui film ini ke anak kita.

Saya tidak akan membahas bagaimana akhir dari cerita ini ya.. Mumpung masih tayang di bioskop silakan segera ditonton saja..

Akhir kata…kira-kira sekuel Toy Story 5 akankah ada atau hanya berhenti di sini? Itu adalah pertanyaan Kak Vina sekaligus menjadi pertanyaan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s