Tips Pendakian Singkat atau Tektok Untuk Pemula

Kemarin saya dihubungi oleh salah satu kerabat saya yang menanyakan tentang Gunung Gede. Seharusnya akhir weekend kemarin saya dan teman-teman merencanakan untuk melakukan pendakian gunung sehari – dikenal dengan istilah “tek tok”. Namun situasinya tidak kondusif dimana, menjelang weekend selama 3 hari berturut-turut turun hujan dari sore sampai dengan pagi harinya. Salah satu pemilik warung langganan saya di Cibodas tidak menyarankan untuk melakukan pendakian pada situasi dan kondisi seperti itu. Apalagi di rombongan yang turut serta nanti terdapat beberapa orang yang baru pertama kali. Sebenarnya kalau pendakian tersebut bisa dilakukan dalam waktu 8 jam untuk naik dan turun atau sebelum jam 3 petang sudah selesai mungkin tidak menjadi masalah yang besar. Hal ini dikarenakan biasanya hujan turun sekitar pukul 3 di bulan Desember ini. Namun kembali lagi, saya tidak yakin dengan pace seperti itu apalagi pengalaman “tek tok” akhir November kemarin berlangsung selama 11 jam.

Read more

Work-Life Balance di tempat kita bekerja? Di Telkom Group ada..

Beberapa waktu yang lalu ketika saya mengikuti program Great People Managerial Program (GPMP) band III batch ke-31 – yang diselenggarakan oleh kantor saya – ada sesuatu yang menarik. Di salah satu sesi awalnya, seorang instruktur memberi informasi yang sebelumnya belum pernah saya dengar. Saat ini ada jabatan baru di level direksi yaitu Chief Happiness Officer (CHO). Jabatan ini sudah ada di beberapa perusahaan internasional seperti Google dan Cyberclick. Dalam susunan direksi di perusahaan tersebut terdapat jabatan Chief Happiness Officer (CHO). Mungkin selama ini kita sudah familiar dengan beberapa istilah seperti CEO (Chief Executive Officer), CFO (Chief Financial Officer), dan CTO (Chief Technology Officer) yang mana posisi-posisi tersebut memang diperlukan dan memiliki peran untuk memastikan roda perusahaan berjalan dengan baik. Akan tetapi bagaimana dengan jabatan CHO? Kenapa sampai bisa ada jabatan tersebut? Seberapa pentingkah posisi tersebut? Apa job desk-nya?

Singkat ceritanya salah satu tugas “Direktur Kebahagiaan” ini adalah memastikan kebahagiaan karyawan selalu terjaga. Apa? Sungguh berat dan sangat berat! Bayangkan, ada berapa ratus atau berapa ribu karyawan di kantor tersebut yang harus dibahagiakan dengan berbagai sikap, kepribadian, permasalahan masing-masing karyawan yang satu sama lainnya tentu berbeda. Sepertinya pejabat CHO ini jauh lebih pusing daripada jabatan CEO.

Read more

“Tektok” Hiking: Mt. Pangrango (3.019 mdpl)

Kali ini saya mau bercerita tentang pengalaman saya melakukan round trip hiking ke Gunung Pangrango. Kegiatan ini kita lakukan di akhir November kemarin. Kegiatan ini di kalangan anak gunung lazim dikenal dengan istilah “tektok run”. Maksudnya di sini kita mendaki gunung dengan cepat – dengan berjalan cepat atau lari. Pendakian ini tidak membawa logistik seperti biasanya kalau kita mau pergi mendaki gunung seperti tenda, sleeping bag, makanan, dll. Kita hanya membawa air secukupnya (biasanya menggunakan water bladder yang dimasukkan dalam hydration pack). Karena “bawaannya” hanya seringan itu, diharapkan waktu pendakiannya menjadi lebih singkat dan cepat.  Biasanya kegiatan ini dilakukan dalam setengah hari saja.

Gunung Pangrango dengan tinggi 3.019 meter dari permukaan laut secara teoritis menjadi gunung kedua tertinggi di Jawa Barat setelah Gunung Ciremai. Tidak seperti tetangganya – Gunung Gede – Gunung Pangrango kurang populer di kalangan pendaki. Hal ini mungkin disebabkan karena pemandangan di puncak gunungnya tidak seindah Gunung Gede yang terbuka dan terdapat kawah aktif yang menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu jalur pendakian Gunung Pangrango jauh lebih sulit dan menantang dibandingkan dengan Gunung Gede.

Namun Gunung Pangrango juga memiliki satu tempat yang tidak kalah istimewanya, yaitu Lembah Mandalawangi. Konon di tempat ini, Soe Hok Gie, kerap menghabiskan waktu. Bahkan Soe Hok Gie ini juga sempat membuat sebuah puisi dengan judul “Mandalawangi – Pangrango”, dan sampai sekarang puisi ini sangat terkenal di kalangan para pendaki. Ya, Lembah Mandalawangi memang tidak seramai Lembah Surya Kencana di Gunung Gede. Jarak tempuh ke Lembah Mandalawangi pun terbilang lebih sulit dan lebih jauh dibandingkan ke Lembah Suryakencana dari Cibodas.

pangarango1
Read more