Tips Pendakian Singkat atau Tektok Untuk Pemula

Kemarin saya dihubungi oleh salah satu kerabat saya yang menanyakan tentang Gunung Gede. Seharusnya akhir weekend kemarin saya dan teman-teman merencanakan untuk melakukan pendakian gunung sehari – dikenal dengan istilah “tek tok”. Namun situasinya tidak kondusif dimana, menjelang weekend selama 3 hari berturut-turut turun hujan dari sore sampai dengan pagi harinya. Salah satu pemilik warung langganan saya di Cibodas tidak menyarankan untuk melakukan pendakian pada situasi dan kondisi seperti itu. Apalagi di rombongan yang turut serta nanti terdapat beberapa orang yang baru pertama kali. Sebenarnya kalau pendakian tersebut bisa dilakukan dalam waktu 8 jam untuk naik dan turun atau sebelum jam 3 petang sudah selesai mungkin tidak menjadi masalah yang besar. Hal ini dikarenakan biasanya hujan turun sekitar pukul 3 di bulan Desember ini. Namun kembali lagi, saya tidak yakin dengan pace seperti itu apalagi pengalaman “tek tok” akhir November kemarin berlangsung selama 11 jam.

Pada prinsipnya pendakian singkat atau “tek tok” memang tidak memakan waktu yang lama untuk mendaki dengan kata lain berangkat naik, langsung turun. Tidak ada nge-camp dan juga hanya membawa peralatan dan perbekalan sederhana namun tanpa melupakan keselamatan. Kali ini saya coba memberikan tips dalam melakukan pendakian singkat atau tektok run bagi pemula:

  1. Persiapkan tubuh kita dengan latihan olahraga; namanya juga melakukan pendakian singkat karenanya dibutuhkan persiapan berupa olahraga lebih teratur menjelang hari H, seperti lari kecil atau bersepeda untuk mengatur ritme pernapasan
  2. Carilah teman yang pace-nya sama; tujuannya adalah agar dapat saling menjaga kecepatan dan saling menyemangati, Tidak ada yang tertinggal, tidak ada yang merasa ditinggal. Kalau kita mulai melambat ada teman kita yang mengingatkan dan demikian sebaliknya.
  3. Gunakan pakaian yang cepat kering atau dry fit; Carilah pakaian yang berbahan cepet kering. Kalau pun basah kena keringat atau hujan sekalipun dalam waktu singkat bisa kering.
  4. Bawalah beban seminimal mungkin; Gunakanlah tas khusus yang biasa dipakai oleh para tektokers. Tas kecil ini dikenal juga dengan istilah hydration bag. Karena fungsi utama tas ini adalah membawa air dalam kantung atau water blade biasanya dengan kapasitas 1,5-2,5 liter. Di dalam tas kecil ini juga terdapat beberapa kantung yang dapat kita manfaatkan untuk menyimpan perlengkapan dasar dan pribadi seperti:
    • Snack berkalori tinggi,
    • makan siang praktis bisa roti atau lainya,
    • rain coat,
    • kaos kaki ganti bagi yang kakinya gampang basah (keringatan),
    • obat-obatan pribadi (wajib ya) biasanya penyakit yang menyerang saat tubuh capek dan cuaca yang cepat berubah adalah meriang dan pusing. Oleh karena itu sediakan saja obat yang berbahan dasar paracethamol.
    • air minum secukupnya. Tapi beberapa gunung popular seperti Gede Pangrango di beberapa shelter atau posnya terdapat penjual minuman yang menyediakan dari air mineral, kopi, sampai dengan teh manis. Namun untuk amannya bawalah air minimal 2,5 liter (dengan catatan bisa kurang atau lebih karena kebutuhan air tiap orang berbeda),
    • headlamp (kalau perjalan diperkirakan sampai malam)
    • jaket windproof (kalau merasa diperlukan).

Gak banyak kan? Itulah sedikit tips dalam melakukan pendakian singkat. Semoga membantu buat para tektokers. Selamat mencoba dan ingat yang paling penting jangan lupakan keselamatan ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s